MALANG MYSTERIO - Arwah Cewe di Jembatan Suhat

ini cerita bukan sembarang cerita tetapi benar benar telah terjadi pada sekitar pertengahan tahun 2011 ketika aku masih kuliah semester 8


Menjejajahi kota Malang secara astral adalah suatu hobi baru yang sungguh mengasikkan , selalu ada saja hal hal menarik yang kujumpai , terkadang menakjubkan dan terkadang juga menyeramkan , seperti apa yang ada di bawahku saat ini... sesosok arwah perempuan yang mengenakan daster compang camping tampak berjalan terseok seok melintasi trotoar jembatan Suhat , kondisinya terlihat mengenaskan karena hampir sekujur tubuhnya berlumuran darah kering , sementara kakinya agak pincang sehingga ia jadi terseok seok saat berjalan.... entah siapa dia dan apa yang menyebabkannya jadi seperti itu.

Renggo : " kita turun trus deketin dia vig ! "

Me : " tapi gw ngeri liat kalo dari deket bang "

Renggo : " biar gw aja yang ngomong "

Dari ketinggian puluhan meter di atas jembatan Suhat kami mulai turun secara perlahan , sebelum akhirnya kami mendarat beberapa meter di hadapan perempuan itu... sejenak ia menghentikan langkah kakinya dan menatap kami dengan tatapan nanar.

Me : " serem bang , luka luka kayak gitu "

Renggo : " gak usah takut lu "

Sejujurnya aku merasa agak ngeri saat melihat wujud perempuan itu dari jarak sedekat ini... kepala , muka , dada dan perutnya tampak berlumuran darah yang telah mengering , bahkan patahan tulang pundaknya tampak menyembul keluar hingga merobek kulit , begitu juga dengan kaki kirinya yang sepertinya juga mengalami patah tulang karena terlihat agak bengkok di bagian lutut.

Renggo : " eh kamu siapa ?! "

Cewe : " aaku.. aaku kuliahnya di situ ! "

Bukannya menjawab siapa namanya perempuan itu malah menunjuk kampus yang ada di sebelah selatan jembatan Suhat ini sebagai tempat kuliahnya , ternyata ia adalah mahasiswi Universitas Brawijaya.

Renggo : " anak brawijaya ?! "

Cewe : " iiya "

Renggo : " aslinya mana ?! "

Cewe : " aaku dari lampung "

Renggo : " lampung ?!.. kenapa kamu bisa kayak gitu ?! "

Cewe : " hikz !.. hikz !... aaku dibunuh pacarku "

Renggo : " dibunuh pacarmu ?!.. kenapa ?! "

Cewe : " aaku... hikz !... hikz !... "

Renggo : " kenapa ?! "

Cewe : " aaku hamil dua bulan "

Renggo : " oh hamil ?!.. mayatmu dibuang dimana ?! "

Cewe : " ssitu ! "

Sambil menangis terisak perempuan itu menunjuk bagian bawah jembatan Suhat ini , bisa dipastikan kalau mayatnya dulu dibuang di sungai Brantas hingga akhirnya ia bergentayangan di sini.

Renggo : " trus mau kemana kamu sekarang ?! "

Cewe : " aaku mau ke kampus "

Renggo : " kkampus ?!.. mau ngapain ?! "

Cewe : " aaku mau cari cowokku !!.. ddia harus tanggung jawab !!.. "

Perempuan itu tampak geram saat menyebut cowok yang dulu membunuhnya , ternyata ia berniat ke kampusnya dan berharap akan menemukan cowoknya itu... hal ini adalah suatu kebiasaan dari arwah gentayangan , dimana ia akan terus memikirkan urusan terakhir yang belum terselesaikan karena ajal keburu menjemput.

Cewe : " ddia udah janji !!... kkenapa dia ingkari ?!?!.. "

Renggo : " wah gak boleh tuh kalo ingkar janji , dosa banget cowokmu "

Cewe : " pokoknya aaku harus ketemu dia !!... "

Renggo : " ya udah deh moga ketemu sama cowokmu , aku mau pergi dulu ya "

Tanpa berlama lama kami segera melayang meninggalkan cewe itu , kini ia berjalan lagi menuju kampus Brawijaya yang jaraknya cukup dekat dengan jembatan Suhat.

Renggo : " lu inget arwah cewe di kosan tirto ? "

Me : " inget bang "

Renggo : " ya sama aja kayak itu , nyari nyari cowoknya padahal udah jelas gak bakalan ketemu "

Me : " tapi kok banyak amat cewe yang dibunuh cowoknya ? "

Renggo : " ya itulah jaman sekarang vig , udah kadung hamil tapi gak mau nikah , ya udah bunuh aja sekalian... ha... ha... "

Memang sungguh ironis mendapati kenyataan jaman sekarang ini , nyawa seolah tak ada harganya lagi hingga orang dengan gampang melakukan perbuatan keji hanya gara gara persoalan sepele.... yang jelas semuanya tidak akan terjadi jika manusia kuat iman menghadapi bisikan setan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar