Aku dan temanku Ardian terpaksa harus mengurungkan rencana berbisnis mobil bekas hasil lelangan dari Jakarta , rencana ini terpaksa kami urungkan karena situasi tak kunjung membaik hingga pada bulan September 2020 ini , bahkan DKI Jakarta kembali menerapkan PSBB akibat bertambahnya jumlah orang yang terjangkiti virus Corona , melihat situasi seperti ini kami akhirnya sepakat untuk mengurungkan bisnis mobil bekas dan kembali mengalihkan modal pada bisnis yang kami geluti selama ini.
Bisnis export ikan kami sudah terhenti selama berbulan bulan hingga neraca keuangan mengalami defisit yang cukup signifikan , karena kami masih kesulitan mencari klien baru buat export ke luar negeri akhirnya kami memutuskan untuk menjadi suplier lokal saja , kami memasukkan sampel dan proposal penawaran pada berbagai resto , rumah makan hingga hotel di berbagai kota Jawa Timur , beberapa tawaran kami itu telah disetujui dan menghasilkan kontrak kerja sama jangka pendek dengan nilai cuan yang cukup lumayan walaupun masih kalah jauh jika dibanding cuan dari bisnis export ke luar negeri , tetapi apa yang kami dapat ini masih lebih baik daripada tidak ada cuan sama sekali , setidaknya cuan yang kami dapat ini bisa untuk menutup defisit neraca keuangan secara bertahap tahap , selain itu kami bisa kembali memperkerjakan para pegawai yang sudah kami rumahkan selama berbulan bulan hingga mereka terpaksa kerja serabutan demi menghidupi keluarga , mereka kami panggil kembali demi memutar roda bisnis lagi dan menghasilkan cuan demi cuan.
Komoditas dengan nilai tertinggi ada pada kepiting dan gurita , hampir semua klien kami meminta pasokan komoditas ini dalam jumlah banyak setiap bulannya , asal tau saja kalau kepiting atau gurita termasuk sea food premium yang sangat digemari orang kaya dan harganya bisa sangat mahal kalau disajikan di restoran , rumah makan hingga hotel bintang lima , sebagai pihak suplier kami terus memasok ratusan kilogram kepiting dan gurita ke klien klien kami yang ada di berbagai kota , Ardian memasok wilayah Banyuwangi , Jember , Situbondo dan Bondowoso , sementara aku memasok wilayah Malang , Batu , hingga Jombang dan Kediri , pekerjaan memasok ini baru kulakukan sekarang karena dulu posisiku hanya sebagai investor yang tinggal terima beres mendapat bagian cuan saja , alhasil aku sekarang jadi sibuk mengirim pasokan ke kota demi kota sembari mengurusi istriku yang sedang hamil besar dan harus kuungsikan ke Madiun akibat status wilayah Malang Raya yang masih rawan penyebaran virus Corona.
Kesibukan ini cukup menyita waktu dan tenagaku , rasanya lelah juga harus mengirim pasokan ke berbagai kota secara terus menerus , tetapi tak masalah berlelah lelah asalkan ada hasilnya daripada hanya sekedar diam berpangku tangan dan tak menghasilkan apa apa.
Vigo
September 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar