LIVING IN BATU CITY - Dentuman Terdengar Lagi

 Setelah berbulan bulan berlalu akhirnya pada hari Minggu tanggal 20 September 2020 kembali terdengar suara dentuman misterius yang mengagetkan orang orang di wilayah Jaksel , Depok , hingga Tangerang , suara dentuman itu terdengar nyaring sekitar 3 kali hingga membuat kaca atau dinding rumah bergetar getar , tentu saja orang orang kaget dan terheran heran sendiri mendengar suara dentuman yang mirip ledakan bom itu , banyak yang berpikir kalau dentuman itu adalah suara petir atau guntur sebagaimana BMKG memprediksi demikian , tetapi sesungguhnya apa yang terjadi bukanlah seperti itu.

Aku sudah pernah menjelaskan mengenai proses terjadinya dentuman itu , pada dasarnya suara dentuman itu terdengar karena terjadi benturan energi etheric yang berbeda unsur dan vibrasi hingga menghasilkan desibel suara yang sangat nyaring sampai terdengar dalam radius berkilo kilo meter , benturan antar energi itu adalah pertanda bahwa bumi sedang berproses secara bertahap untuk mengembalikan frekuensi aslinya , yang menjadi pertanyaan kenapa dentuman itu sumbernya selalu berasal dari sekitar gunung Salak sementara di sana tidak terjadi gempa atau erupsi.

Ada kemungkinan kalau energi berunsur positif dari Stratosfer banyak yang turun di sana hingga membentur dengan energi negatif berupa kabut hitam yang dikeluarkan bumi , tetapi darimana asalnya kabut hitam itu sementara di sana tak terjadi gempa besar atau erupsi gunung , bisa jadi kabut itu sengaja diarahkan dan dikumpulkan dari gempa yang sudah agak lama terjadi sebelum akhirnya diangkat secara bertahap di gunung Salak agar ternetralisir saat membentur energi positiif dari Stratosfer , pertanyaannya siapakah yang bisa mengarahkan , mengumpulkan dan mengangkat kabut hitam yang massanya sangat banyak itu ??... para starseed bisa melakukannya secara astral tetapi jelas butuh banyak orang karena kumpulan kabut hitam itu massanya sangat banyak , sementara ketika dihubungi tadi pagi para starseed di Jawa Barat atau Jakarta tak ada yang mengaku dan mereka juga tak tahu apa apa , itu berarti mereka sama sekali tak terlibat dalam proses pengumpulan dan pengangkatan kabut hitam.



Intinya di gunung Salak memang ada yang sengaja mengarahkan , mengumpulkan dan mengangkat kabut hitam itu ke langit , siapakah pelakunya masih menjadi spekulasi di kalangan para starseed sendiri , tetapi menurut seorang pinisepuh dari Pandeglang pelaku dibalik semua itu sebenarnya hanyalah satu orang saja , entah siapakah orang itu tak ada seorangpun yang tahu termasuk pinisepuh sendiri juga tak bisa menerawang jati dirinya , yang jelas orang itu benar benar digdaya karena ia berkemampuan mengarahkan , mengumpulkan dan mengangkat kabut hitam bermassa banyak hanya seorang diri saja , padahal ratusan starseed tak akan sanggup melakukannya.

Spekulasi mengenai sosok orang misterius ini masih menjadi bahan perbincangan di kalangan starseed , besar kemungkinan kalau orang misterius itu adalah sosok Satria Piningit yang sudah menguasai Trisula Weda hingga ia sanggup melakukan hal hal yang diluar kemampuan para starseed , tentu saja ini cuma sebatas spekulasi dugaan yang belum tentu benar tapi juga belum tentu salah , kalaupun memang benar demikian maka itu berarti sosok Satria Piningit sedang berada di sekitar gunung Salak.

Vigo 
September 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar