Saat nongkrong di dermaga Muncar aku dan Ardian membicarakan mengenai potensi terjadinya Megathrust Selatan Jawa yang akhir akhir ini santer diberitakan media , terus terang kami merasa khawatir karena bisnis kami berada di sekitar Muncar yang sudah pasti akan terkena dampak serius kalau sampai Megathrust Selatan Jawa benar benar terjadi.
Ardian : " aku ngene iki ketir ketir sakjane vig , yok opo nek sak wayah wayah ancen kedadian temenan iku gempa karo tsunamine ?!.. lak yo klelep kabeh sak banyuwangi vig "
Me : " tapi awake dhewe wes nduwe jaminan asuransi ae lho "
Ardian : " jaminan asuransi ki mek ngijoli aset bondhone awake dhewe thok , lha nek nyowo sopo seng ngijoli vig ?! "
Memang menakutkan membahas potensi bencana besar yang akan mengakibatkan dampak serius , kalau cuma sekedar kerugian harta benda bukanlah suatu masalah penting tetapi bagaimana kalau sampai merenggut nyawa banyak orang ?!.. apalagi Ardian dan para pegawai semuanya bertempat tinggal di sekitar Muncar juga.
Me : " yo iku ora enek cara liyane kecuali kudu tanggap mitigasi bencana , wes siap ngungsi nek sak wayah wayah kedadian "
Ardian : " aku bingung vig , aku dhewe iki ketoke siap tapi rung karuan iso siap temenan nek pas wayahe kedadian "
Kekhawatiran Ardian cukup beralasan , apalagi ia sudah sering menonton video Youtube yang menayangkan kepanikan orang orang saat terjadi gempa bumi atau tsunami , tak terbayang betapa kacaunya situasi saat bencana baru saja terjadi , mulai dari jalanan yang macet , kendaraan saling bertabrakan , orang berlarian kalang kabut , listrik mati dan berbagai kekacauan yang biasa terjadi saat bencana besar seperti di Palu atau Aceh , menurut pemikiranku tak ada cara lain selain benar benar bersikap aware dan siaga mitigasi setiap saat , hanya itulah satu satunya cara mencari selamat walaupun harus dilakukan dengan susah payah di tengah situasi yang sedang kacau balau.
Me : " wes tho , dadi uwong ki seng kudu eling lan waspodo , kudu siap ngadepi opo opo sak wayah wayah , lha arep piye eneh ?!.. mosok arep pasrah ngenteni mati ?! "
Ardian : " wes mboh vig penting tak siap siapne sak isoku ae , seng tak pikirno iki kabeh iso slamet nek sak wayah wayah kedadian "
Me : " mangkane ndang disiapne kabeh dadi ngko iso cepet cepet ngungsi "
Aku sudah menyarankan Ardian untuk menerapkan kesadaran mitigasi bencana , semua itu akan berguna agar orang punya kesiapan mengungsi kalau bencana terjadi sewaktu waktu , intinya adalah bagaimana memanfaatkan waktu yang singkat saat bencana agar bisa digunakan seefisien mungkin , jangan sampai tidak tahu harus berbuat apa apa hanya karena tidak ada kesiapan sama sekali , apalagi yang namanya bencana tidak menunggu manusia untuk siap.
Me : " siap ora siap yo kudu siap , kate piye maneh nek ora siap ?!.. "
Ardian : " yo mugo mugo ae aku ambek keluargaku iso siap sak siap siape nek sak wayah wayah kedadian vig "
Me : " kabeh pegawai elengno pokoke kudu siap mitigasi bencana "
Ardian dan para pegawai di Muncar memang harus menerapkan kesiagaan bencana , hal semacam ini harusnya menjadi mentalitas sikap bagi orang orang yang tinggal di tempat yang berpotensi terkena dampak bencana besar , apalagi kalau tak memungkinkan untuk berpindah tempat tinggal maka satu satunya cara adalah wajib menerapkan mitigasi bencana.
Vigo
Oktober 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar