LIVING IN BATU CITY - The Rise of Himself

 


Ketika Majapahit berkuasa hampir seluruh wilayah Nusantara dikuasai satu persatu , ambisi ini dicanangkan oleh ratu Tribhuana Tungga Dewi dan dilaksanakan dengan penuh kesungguhan oleh mahapatih Gajahmada yang mengikrarkan sumpah amukti palapa , hasilnya kerajaan demi kerajaan di berbagai wilayah Nusantara takluk oleh pendudukan pasukan Majapahit yang pada akhirnya berhasil mencapai masa kejayaan di bawah kepemimpinan raja Hayam Wuruk.

Tetapi meskipun berhasil menguasai hampir seluruh wilayah Nusantara kerajaan Majapahit membiarkan wilayah Jawa Barat tetap dikuasai oleh kerajaan Padjajaran , sejak awal Majapahit tidak ada niat menguasai Jawa Barat karena raja raja Majapahit masih trah keturunan langsung dari kerajaan Padjajaran , atau secara ras kesukuan orang orang Sunda adalah kakak dari orang orang Jawa yang tak boleh dilancangi , pertalian antar ras ini sudah berlangsung sejak jaman kuno dimana hanya ada kerajaan yang disebut Sundaland sebagai satu satunya kerajaan yang ada di muka bumi.

Sundaland cuma sebutan dari kerajaan kuno pertama yang berdiri di muka bumi atau tepatnya berada di tanah Pasundan , berdirinya kerajaan ini berawal dari para keturunan Seth yang merupakan anak terakhir dari Adam dan Hawa , keturunan Seth ini adalah nenek moyang orang Sunda yang pada akhirnya juga menjadi induk nenek moyang dari semua ras ras di seluruh dunia , jika ditotal ada 12 ras utama yang menyebar di berbagai benua dan mendirikan kerajaan kerajaan sendiri sebagai induk dari peradaban kuno lainnya , 12 ras utama inilah yang digambarkan sebagai 12 orang tua yang duduk mengelilingi Jesus saat perjamuan terakhir , sementara Jesus sendiri adalah penggambaran dari ras Sunda sebagai ras utama yang memiliki sifat sifat keillahian karena dalam DNA nya terkandung 99 Asmaul Husna yang terpancar dari nur diri sejati sebagaimana sosok Jesus itu sendiri , dengan karakteristik yang demikian maka ras Sunda dapat berhubungan langsung dengan bangsa Alteans yang pada saat bumi baru terbentuk secara fisik mereka sudah menebarkan bakteri bakteri microskopis yang pada akhirnya menjadi cetak biru dari semua makhluk hidup di muka bumi hingga berujung pada evolusi homo sapiens.

Sejarah yang diketahui tidak akan lagi sama , termasuk segala doktrin agama juga akan berbeda ketika membahas bahwa segalanya hanya berawal dari bakteri yang disebarkan bangsa Alteans , jauh sebelum bumi dan dimensi fisik tercipta bangsa Alteans sudah menghuni bumi dalam wujud astral serta mendirikan kerajaan Atlantis yang menjadi satu satunya kerajaan di jaman Dwaparayuga , pada jaman ini seluruh alam semesta hanya berwujud astral hingga tiba masanya terjadi kiamat dimana ampas energi negatif dari dimensi astral menghasilkan molekul molekul padat yang pada akhirnya membuat alam semesta fisik tercipta , peristiwa kosmik ini menandai peralihan jaman berikutnya yang disebut jaman Kaliyuga , pada saat itulah kerajaan Atlantis hancur namun sebagian bangsa Alteans berhasil menyelamatkan diri dan membangun ulang peradabannya entah di galaksi sebelah mana , namun meskipun sudah tak lagi di bumi mereka masih merasa punya tanggung jawab untuk kembali mendirikan kerajaan baru yang punya tatanan seperti Atlantis , suatu kerajaan yang indah laksana surga dan dipenuhi kemakmuran karena dibangun oleh ras yang mengandung 99 Asmaul Husna pancaran dari nur diri sejati.

Bangsa Alteans yang hanya berwujud astral tidak mungkin membangun peradaban di bumi yang sudah berwujud fisik , karena itulah mereka merancang bakteri yang bisa dengan gampang dimaterialisasi dari astral ke fisik , dalam merancang bakteri ini bangsa Alteans harus berhubungan dengan sosok yang disebut Dewi Durga sebagai penguasa tunggal dimensi yang lebih tinggi dan punya akses langsung dengan rancangan utama semua makhluk hidup yang didesain oleh para Dewa di dimensi kelangitan Swarga Loka yang menjadi asal muasal dari nur , dengan nur itulah para Dewa mendesain rancangan semua makhluk hidup yang kemudian diteruskan oleh Dewi Durga dan akhirnya dirancang ulang oleh bangsa Alteans dalam wujud bakteri microskopis yang menjadi cetak biru semua makhluk hidup di muka bumi.

Bakteri kecil memang tampak remeh tapi dari situlah segalanya tercipta melalui evolusi panjang selama jutaan tahun , setelah bangsa Alteans mengirim bakteri itu ke bumi mereka harus menunggu sangat lama sampai tiba masanya tahapan evolusi melahirkan spesies homo sapiens pertama yaitu Adam dan Hawa , sepasang manusia ini mengandung 99 Asmaul Husna dalam DNAnya sehingga anak keturunannya bisa diberi amanat untuk mendirikan kerajaan baru seperti Atlantis , amanat itu tercapai pada saat Seth yang merupakan anak terakhir Adam dan Hawa berketurunan di suatu benua yang menjadi cikal bakal dari tanah Pasundan , dari sanalah dimulainya peradaban pertama yang dibimbing langsung oleh bangsa Alteans dengan mengutamakan 99 Asmaul Husna itu sendiri , keturunan Seth yang menjadi nenek moyang orang Sunda diajarkan untuk mendayagunakan 99 Asmaul Husna dalam DNA agar bisa mendirikan kerajaan Sundaland yang merupakan manifestasi fisik dari Atlantis dengan konsep Eden on Earth , kegaiban dan teknologi berpadu jadi satu tanpa ada bedanya lagi karena 99 Asmaul Husna membuat orang orang Sunda berkemampuan untuk melakukan dan membuat apa saja baik secara fisik ataupun metafisik , hasilnya terciptalah kerajaan Sundaland dimana segalanya tercipta dari perpaduan kecanggihan sekaligus kegaiban.

Keturunan ras Sunda kemudian menyebar ke berbagai benua dan mendirikan kerajaan kerajaan baru , mereka masih mendapatkan bimbingan dari bangsa Alteans yang secara berkala selalu datang mengunjungi bumi , hasilnya terciptalah kerajaan kerajaan kuno seperti Sumeria , Babylonia , Mesir , Yunani , China dan lain sebagainya , ras ras ini sudah berkurang kadar Asmaul Husnanya karena sebagian roh roh mereka adalah hasil reinkarnasi dari hewan mamalia , dari situlah tatanan agama dan kepercayaan harus diciptakan agar nafsu hewani yang masih melekat bisa dikekang dan dikendalikan , maka dibuatlah konsep dimana bangsa Alteans dianggap sebagai Dewa yang harus dipatuhi dan ditakuti , patung patung pemujaan dibangun di kuil kuil agar orang selalu ingat kalau para Dewa yang menciptakan segalanya terus mengawasi manusia sehingga bisa mendatangkan kutukan kalau ada perbuatan yang menjurus dosa , di kemudian hari konsep monoteisme mulai berkembang dengan menghilangkan sosok sosok Dewa dan menggantikannya dengan sosok Tuhan.

Seriring berlangsungnya peradaban yang kian menyebar ke berbagai belahan bumi maka semakin banyak pula manusia manusia yang rohnya merupakan hasil reinkarnasi dari hewan mamalia , roh yang demikian kadar Asmaul Husnanya hanya sedikit karena nafsu hewaninya masih melekat dan akan terjemurus menjadi nafsu setan kalau gagal dikekang dan dikendalikan akibat banyaknya pengaruh hawa nafsu di kehidupan , akibatnya peradaban semakin lama semakin rusak dengan banyaknya perbuatan dosa seperti pembunuhan , perampokan , perkosaan , penghinaan , penghasutan , peperangan , pengrusakan dan lain sebagainya , karena itulah Buddha melarang makan hewan agar rohnya tidak menitis jadi manusia , tetapi itu percuma saja karena manusia sebagai pemuncak rantai makanan bisa memakan apa saja semaunya hingga semakin lama semakin banyak roh roh hewan mamalia yang menitis jadi manusia.

Roh hewan mamalia pada dasarnya masih muda dan masih jauh untuk mencapai nur diri sejati , akibatnya kadar Asmaul Husna mereka hanya sedikit sehingga sedikit pula sifat sifat keillahian yang bisa dipancarkan menjadi pikiran ataupun tindakan , selain masih melekat dengan nafsu hewani roh roh yang demikian juga masih terbelakang tidak tahu hakekat diri sejati dan tidak bisa mendayagunakan nur diri sejati , dampak dari kondisi ini membuat peradaban manusia akhirnya mulai bergeser meninggalkan kegaiban dan beralih ke empirisme yang hanya mengandalkan panca indera fisik saja , tak ada lagi urusan metafisik hingga manusia akhirnya tak lagi bisa berhubungan dengan bangsa Alteans yang berwujud astral , bahkan lama kelamaan bangsa Alteans mulai malas mengurusi manusia karena semakin jauh dari apa yang diharapkan , sudah tak ada lagi kerajaan Sundaland dan kerajaan kerajaan kuno lainnya yang dijalankan oleh manusia manusia dengan kadar Asmaul Husna yang banyak , yang ada hanya kerajaan kerajaan terbelakang dengan penghuninya yang lebih mementingkan nafsu nafsu hewani.

Ketika Jesus disalibkan bangsa Alteans merasakan kekecewaan yang teramat sangat hingga tak lagi berharap apa apa pada manusia , satu satunya harapan yang tersisa hanyalah dari penitisan roh roh tua yang sudah berkali kali reinkarnasi hingga nafsu hewaninya menghilang dan dapat mencapai nur diri sejati yang memancar menjadi 99 Asmaul Husna dalam DNA , roh roh yang demikian jumlahnya tidak banyak dan masing masing diberi amanat untuk setidaknya bisa sedikit menerapkan tatanan yang sama seperti masa kerajaan Sundaland , salah satu penitisan roh tua itu adalah Muhammad yang punya amanat menyebarkan agama Islam sebagai sarana untuk mendidik roh roh muda agar bisa mengekang nafsu hewani sehingga tidak semakin terjerumus menjadi nafsu setan , itu adalah satu satunya cara agar bumi tidak semakin rusak akibat perbuatan manusia manusia yang terjerumus nafsu setan , walaupun Muhammad juga tahu kalau agama yang ia sebarkan pada akhirnya juga akan disalahgunakan oleh manusia manusia yang demikian , karena itulah ia meletakkan harapan pada sosok Al Mahdi yang merupakan penitisan roh tua terakhir di penghujung jaman Kaliyuga , penitisan roh tua terakhir ini juga menjadi harapan dari semua agama dan kepercayaan berbagai ras bangsa karena hanya sosok ini saja yang benar benar mampu mendayagunakan nur diri sejatinya sebagaimana ras Sunda yang mendirikan kerajaan Sundaland , karena secara genetis sosoknya memang keturunan langsung dari leluhur Sunda dan sedikit bercampur dengan genetis Jawa yang merupakan ras turunan pertama dari Sunda.

Ia menitis di dunia yang sudah rusak dan dipenuhi manusia manusia yang sudah terjerumus nafsu setan , pertama tama ia harus mengatasi berbagai masalah yang membelit kehidupannya sendiri sambil sekaligus mencari cari peninggalan leluhur baik Jawa maupun Sunda , dengan demikian ia akan menemukan berbagai keilmuan kuno jaman Sundaland yang jejak jejaknya masih bisa ditelurusi baik dari peninggalan kerajaan Majapahit maupun Padjajaran , berbagai keilmuan kuno inilah yang akan ia pergunakan untuk mendayagunakan nur diri sejatinya hingga ketika semuanya sudah sempurna maka ia benar benar akan muncul dan membuat tindakan baik secara fisik maupun metafisik , selain itu ia juga mampu mengelola nafsunya sendiri agar bisa dijadikan penunjang dari nur diri sejatinya , karena biar bagaimanapun nafsu nafsu itu jika dikelola dengan baik akan menjadi sedulur sedulur dari pancer nur diri sejati.

Sosok inilah yang akan menjadi manifestasi terbaik dari evolusi bakteri yang disebarkan oleh bangsa Alteans , ia menjadi putra terbaik Majapahit dan Padjajaran yang perannya sangat krusial dalam menentukan akan seperti apa nantinya peradaban manusia ketika jaman Kaliyuga ini benar benar berada di penghujung , akan ada kehancuran besar besaran yang dibuatnya demi memberi jalan bagi berdirinya kerajaan baru berkonsep Eden on Earth sebagaimana Sundaland dan Atlantis , itulah amanat dari bangsa Alteans agar tatanan surga bisa tercipta di bumi yang berwujud fisik ini , bumi yang sudah dipenuhi kerusakan akan diperbarui lagi hingga benar benar dapat terwujud konsep Eden on Earth , jika saat itu tiba maka tak ada lagi manusia yang terobsesi masuk surga karena para Dewa Dewi di sanapun akan iri melihat surga terhampar di muka bumi.

Vigo 
Oktober 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar