Mengikuti pelelangan mobil mobil bekas di Jakarta memang jauh lebih menguntungkan daripada membeli mobil bekas dari makelar atau showroom , hal itu bisa terjadi karena melimpahnya stok mobil bekas di Jakarta yang tak sebanding dengan jumlah demand di sana , karena itulah bursa pelelangan mobil bekas akan membandrol nilai openbid yang sangat rendah agar semua mobil mobilnya cepat laku dan perputaran uang bisa terus berlangsung secara lancar , bayangkan saja sebuah mobil Toyota Vioz bekas Taxi bisa didapatkan hanya dengan harga sekitar 30 an juta , belum lagi mobil mobil laris macam Toyota Yaris , Avanza , Honda Jazz , hingga Nissan Grand Livina sudah bisa didapatkan dengan harga tak sampai 50 an juta , bahkan sebuah mobil Suzuki Ertiga atau Mitsubishi Expander bisa didapatkan hanya dengan harga tak sampai setengah dari harga barunya , tidaklah mengherankan kalau makelar atau pemilik showroom dari berbagai daerah banyak yang berdatangan ke Jakarta untuk berburu mobil murah meriah yang nantinya bisa dijual tinggi di daerahnya masing masing.
Setelah mengetahui mekanisme bisnis tersebut akhirnya aku dan temanku Ardian berencana untuk mendirikan suatu CV yang khusus menjual mobil mobil bekas , nantinya kami akan join modal untuk membangun showroom dan sekaligus untuk membeli mobil mobil bekas hasil pelelangan di Jakarta , menurut hitung hitungan kotor setidaknya kami butuh modal 600 juta yang kemungkinan baru bisa mencapai break event point paling cepat setelah setahun bisnis berjalan , dengan mempertimbangkan segala macam estimasi kami berdua akan segera memulai bisnis ini setelah situasi membaik , terutama dalam hal ekonomi micro dimana daya beli masyarakat kembali pulih setelah berbulan bulan dihajar wabah Corona , kami sendiri mencoba bisnis ini untuk memulihkan defisit bisnis export ikan yang sudah mandek berbulan bulan dan tidak menghasilkan cuan sama sekali.
Yang jelas bisnis bagus buat Indonesia , apapun bentuk bisnisnya semua akan menggerakkan roda perekonomian bangsa menuju kesejahteraan rakyat , karena itulah semua pelaku bisnis jangan sampai kehilangan semangat walaupun wabah Corona telah meruntuhkan sendi perekonomian bangsa ini , asalkan semangat tidak padam pasti ada jalannya untuk maju.
Vigo
April 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar