LIVING IN BATU CITY - Raise Hell Lower Heaven part 2

 Menurut Jangka Jayabaya tanda tanda berakhirnya masa Tribulation ini adalah saat dimana terlihat komet atau lintang kemukus yang menyala terang dari arah timur , sementara gunung Slamet yang berada di Jawa Tengah akan meletus dahsyat hingga membelah pulau Jawa menjadi 2 bagian , selain itu Al Quran juga menyebutkan bahwa bumi akan berotasi terbalik akibat pergeseran kutub yang terlalu jauh , pada saat inilah masa Tribulation berakhir dan sekaligus mengakhiri pingitan Satria Piningit yang kemudian akan muncul secara misterius melalui sebab sebab tak terduga , kemungkinan besar sang Satria Piningit berasal dari Magetan atau Ponorogo karena Jangka Jayabaya menyebutkan kalau asalnya dari wilayah timur gunung Lawu , mungkin selama ini ia terus berkelana atau terlunta lunta hingga ke Jawa Barat karena Uga Wangsit Siliwangi juga menyebutkan kalau ia berada di Lebak Cawene , kemungkinan ia sedang dalam upaya menguasai Trisula Weda walaupun hidupnya terus menerus sengsara dan menderita , bisa jadi segala kesengsaraan dan penderitaannya adalah bagian dari laku prihatin yang teramat panjang demi kesempurnaan menguasai Trisula Weda , yang jelas kemunculannya tak perlu dinanti nanti karena sebelum masa pingitannya selesai ia tak akan bisa muncul walaupun ia sendiri sudah tak tahan ingin cepat cepat muncul , dalam masa pingitan yang sangat lama ini kemungkinan ia sudah berkali kali didatangi Khidr untuk memberinya petunjuk mengenai apa yang harus dilakukan , hal ini juga dialami Musa semasa ia berusaha mengexodus Bani Israel dari tanah Mesir , sama juga dengan Nuh yang diperintah membuat kapal besar karena Khidr sudah memberi tahu akan terjadi banjir bandang.


Khidr pasti sudah memberi tahu sesuatu yang akan terjadi pada masa mendatang , suatu peristiwa yang benar benar akan meruntuhkan peradaban manusia secara keseluruhan dan lakon utamanya adalah sang Satria Piningit , mungkin takdir menjadi tokoh utama ini sempat ditolak oleh Satria Piningit karena sebenarnya ia juga ingin bisa hidup normal seperti orang orang kebanyakan , tetapi melihat hidupnya yang terus menerus sengsara penuh derita hingga tak bisa merasakan kehidupan normal maka lambat laun ia mulai menyadari bahwa lakon hidupnya memang untuk menjadi Satria Piningit , lakon itu tak bisa ditolak atau diabaikan karena alur kehidupannya semakin lama semakin menunjukkan bahwa ia memang sedang menjalani pingitan untuk menjadi Satria , sesosok Satria yang menguasai Trisula Weda secara sempurna dan kemunculannya sudah dinubuatkan oleh berbagai musasar maupun kitab suci , hanya dialah satu satunya Satria Piningit yang sejati walaupun sudah banyak orang yang mengaku ngaku menjadi Satria Piningit demi kepentingannya sendiri.


Mungkin sosok Satria Piningit akan muncul dengan sifat sifat yang tak sesuai standar orang orang kebanyakan , ia berjiwa rebel , tidak suka aturan , megalomaniac , depresif dan sama sekali bukan orang sholeh atau orang santun , itu karena ia berusaha survive dalam ketidaknormalan hidup serta jaman yang terbolak balik hingga membuat dirinya kesandung kesampir dan sering berada dalam posisi terfitnah atau terzalimi , tetapi dibalik itu semua sesungguhnya ia adalah orang yang penuh kebijaksanaan , kemuliaan dan juga cinta kasih , ia menjunjung tinggi kemanusiaan dan menghargai segala bentuk kehidupan sebagai suatu sikap Tat Twam Asi , sikap itu akan ia terapkan secara menyeluruh ketika ia sudah berkuasa sebagai Ratu Adil atau Al Mahdi , ia yang akan membangun tatanan baru pada jaman baru agar kehidupan di muka bumi bisa terasa indah , damai , tentram sebagaimana tatatan surgawi , pada jaman ini manusia golongan non light sudah punah semua karena chakra chakra bawahnya tidak bisa bertahan dengan frekuensi bumi yang meningkat drastis setelah tata surya Milky Way memasuki zona cosmic Pleiades , peningkatan frekuensi bumi ini juga akan membuat manusia golongan light mengalami spiritual ascencion , chakra chakra atas akan teraktifkan secara alami sehingga consciousness mereka bisa sepenuhnya mencapai nur dalam diri masing masing , itu artinya agama sudah tidak berlaku lagi karena pada dasarnya agama dibuat agar manusia mengurangi pengaruh nafsu nafsu dari chakra chakra bawah sehingga nur diri sejati dapat dicapai sepenuhnya , dengan demikian tatanan surga dapat tercipta karena consciousness manusia manusia light sudah sepenuhnya mencapai nur diri sejati yang mencerminkan sifat sifat kemuliaan surgawi , di bawah kepemimpinan sang Ratu Adil mereka akan bersama sama membangun kerajaan surga atau eden on earth.


Ratu Adil memimpin kerajaan surga sebagai satu pemerintahan tunggal yang mencakup seluruh penjuru bumi , sudah tidak ada negara negara yang berbeda bendera karena hanya ada satu pemerintahan tunggal yang berada di bawah naungannya , sementara pusat pemerintahannya sendiri akan berada di wilayah Nusantara karena ia memang asli orang sini , lagipula wilayah Nusantara dulunya adalah tempat peradaban induk di dunia sebelum akhirnya menyebar menjadi bangsa bangsa yang berbeda , sudah sepantasnya kalau pada jaman baru pusat pemerintahan dikembalikan ke Nusantara dimana para leluhur sudah mewariskan ajaran Memayu Hayuning Bawono secara turun temurun.


Pada akhirnya keluarga besar manusia light akan mengalami happy ending , kerajaan surgawi akan eksis ribuan tahun seiring dengan frekuensi bumi yang semakin lama semakin meningkat hingga mencapai Epsilon 0,1 hertz , hasilnya manusia light mengalami evolusi genetik dari homo sapiens menjadi homo luminous , selain itu realitas 3D sudah bertransformasi menjadi 4D dimana langit dan bumi seolah olah terlihat menyatu padu , alam bawah Bhur Loka sudah lenyap seiring menitisnya makhluk makhluk penghuni alam itu menjadi makhluk yang lebih baik lagi , sementara Lucifer sudah kembali ke kodrat asalnya menjadi malaikat yang tinggal di alam atas Swah Loka , para penghuni alam itu sudah bisa berkunjung ke bumi dan berinteraksi langsung dengan manusia light , selain itu hubungan antar galaxy sudah mulai terjalin dimana alien alien sudah dianggap seperti tetangga sendiri , yang jelas ada banyak perubahan drastis pada realitas 4D yang semuanya sudah terasa seperti khayalan kalau dipikirkan dengan kapasitas otak manusia saat ini.


Jaman Satyayuga akan terus berlangsung ribuan tahun sampai frekuensi alam semesta mencapai 0 hertz , ketika saat itu tiba maka sudah waktunya terjadi peristiwa jagat gumulung , itu akan menjadi peristiwa kiamat paling blissfullness karena segala eksistensi apapun akan moksa kembali ke kasunyatan yang menjadi awal dan akhir dari segalanya , tak ada lagi yang tersisa selain kasunyatan itu sendiri karena segalanya memang bersumber dari kasunyatan dan kembali ke kasunyatan.


Semua ini masih terlalu jauh dan sulit untuk dibayangkan dengan pikiran , kalaupun apa yang dibahas ini benar benar terjadi maka umat manusia golongan light ataupun non light tak akan ada yang siap menghadapi tahapan demi tahapannya , tetapi jika memang harus terjadi maka dinamika alam semesta sendiri yang akan memaksa manusia untuk siap , termasuk Satria Piningit juga dipaksa untuk siap memenuhi takdirnya menjadi Al Masih hingga Al Mahdi.


Mungkin pembahasan ini tampak seperti dongeng khayalan yang campur aduk dengan cocoklogi berbau agama , budaya dan sains , tapi sesungguhnya pembahasan ini dirangkum berdasar kajian mendalam dari berbagai sumber yang tidak bisa sembarangan diintepretasi , hanyalah waktu yang akan memberikan jawaban apakah segala hal yang dibahas ini akan menjadi kebenaran atau menjadi kesalahan , akhir kata tetaplah eling dan waspada dalam menjalani laju kehidupan yang kian tak pasti karena yang terburuk masih belum terjadi.

Vigo 
September 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar