Rasanya tidak lengkap kalau sudah punya rumah tetapi belum punya villa , bukannya mau sok kaya tetapi aku memang disuruh mertuaku untuk membeli sebuah villa yang rencananya akan difungsikan untuk tempat menginap keluarga dari Jakarta sekaligus juga untuk investasi properti , karena itulah aku terus mencari cari informasi mengenai villa villa yang dijual di seantero kota Batu dan nantinya akan kubeli dengan uang yang dikirim mertua.
Melalui seorang makelar properti akhirnya aku ditawari sebuah villa berlantai 2 yang dijual full furnished lengkap dengan perabotan di dalamnya , saat aku diperlihatkan foto fotonya barulah kusadari kalau lokasi villa yang dijual itu ternyata berada tepat di sebelah rumahnya Mbak Vesty , dalam hati aku bertanya tanya kenapa villa itu sampai dijual full furnished dengan harga yang bisa dibilang cukup murah , apalagi makelarnya berkata kalau pemilik villa itu ingin cepat cepat laku saja walaupun sebenarnya merugi secara harga.
Aku kembali teringat dengan cerita Mbak Vesty mengenai keberadaan arwah nenek blasteran yang katanya menghuni villa itu , Mbak Vesty bilang ada sebuah ruangan di dalam villa itu yang pintunya tak pernah dibuka sama sekali , konon di ruangan itulah arwah nenek blasteran menetap sehingga pintunya harus dikunci rapat rapat tanpa pernah sekalipun dibuka , bisa jadi keluarga yang menghuni villa itu merasa tidak betah karena mungkin terganggu dengan keberadaan arwah nenek blasteran yang kabarnya sering menampakkan diri dan berkeliaran saat malam hari.
Faktanya villa itu memang berhantu walaupun bangunannya terlihat cukup mewah , di satu sisi aku ingin membelinya tetapi di sisi lain aku khawatir kalau nantinya arwah nenek blasteran itu akan mengganggu , apalagi aku juga tidak mungkin mengusirnya karena villa itu memang tempat tinggalnya sejak ia masih hidup puluhan tahun lalu , karena itulah aku masih menimbang nimbang apakah villa itu akan kubeli atau tidak.
Vigo
Januari 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar